Kamis, 27 Februari 2020

JENIS JENIS FOTOGRAFI


Fotografi dapat diartikan sebagai sebuah seni dan penghasilan gambar dan cahaya pada film. Menurut wikipedia fotografi adalah proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Sedangkan masyarakat pada umumnya, mengartikan fotografi adalah suatu proses atau metode untuk menghasilkan gambar ataupun foto dari suatu objek dengan cara merekam pantulan cahaya yang mengenai pada objek tersebut pada alat atau media yang peka cahaya. Dalam sebuah seni tentu akan menghasilkan karya yang bagus ketika semua sesuai dengan prosedur yang ada. Ada Berbagai macam prosedur yang menjadi faktor mendukung kualitas hasil suatu karya agar terpenuhi semua kebutuhannya.


Ada banyak orang yang menekuni fotografi sebagai sebuah hobi namun tidak sedikit juga yang sudah menjadikan fotografi menjadi pekerjaan profesional, untuk itu banyak hal yang perlu dilakukan untuk menguasai ilmu dasar fotografi.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam belajar teknik dasar fotografi bagi pemula.
 • Pengetahuan Dasar Fotografi Yang Perlu Diketahui Fotografer
 • Macam Macam Teknik Dasar Fotografi Berdasarkan Genre

 • Komposisi 




Komposisi ini adalah pengaturan suatu objek yang akan diambil gambarnya. the rule of thirds adalah sebuat aturan yang membuat dimana Anda harus membayangkan sebuah bingkai persegi panjang menjadi 9 bagian yang berukuran sama. Disini Anda membutuhkan garis-garis vertikal horizontal dan bayangan kemudian coba untuk menyelaraskan dengan objek utama agar komposisinya terlihat seimbang dan estetis.


 • Tekstur



Kecermatan dari seorang fotografer merupakan sebuah hal wajib. Tekstur ini melibatkan foto berupa kompleksitas dari permukaan objek dari misal sepotong kayu atau benda bermotif yang seolah olah bisa disentuh setelah gambar atau foto diambil.

 • Kedalaman 




Kedalaman dari sebuah foto adalah penciptaan dari rasa tiga dimensi dalam sebuah gambar atau foto. Kedalaman ini dapat diciptakan dengan mengatur fokus, framing dan sudut pandang. Titik fokus melibatkan banyak zoom di beberapa objek tertentu, sehingga objek foto akan tampak begitu bening sementara di sekelilingnya buram. Sementara framing dapat di identifikasi objek yang seolah tampak dekat, padahal sebenarnya jauh.


 • Garis




Sama seperti seni pada umumnya di dalam sebuah foto, garis dapat membimbing mata seorang fotografer untuk dapat memperhatikan sekitar objek, sehingga mampu menghasilkan sebuah foto yang menarik. Contohnya, garis yang tidak beraturan bisa dianggap sebagai sebuah pesan penyampaian suasana hati yang berbeda. Sedangkan garis horizontal dapat berarti stabilitas, vertikal adalah kekuasaan, kekuatan, serta pertumbuhan, sementara garis diagonal bisa menyampaikan tindakan dan dinamisme.

• Cahaya




 Cahaya adalah elemen wajib yang harus ada, sesuai dengan makna fotografi itu sendiri. Karena seorang fotografer harus mengetahi berapa banyaknya cahaya dan arah cahaya datang karena bisa mempengaruhi hasil foto. Arah datangnya suatu cahaya merupakan esensi cukup penting yang mengacu pada lokasi serta sumber asli cahaya untuk menentukan pendistribusian bayangan pada suatu foto.

 • Pola dan bentuk 




Pada fotografi ada 3 aspek yang mendukung pola dan bentuk, yaitu, ritme, simetri, dan segitiga. Ritme merupakan bentuk dari foto yang diulang, sedangkan simetri merupakan sebuah foto yang diambil dari dua sisi yang berbeda, sementara segitiga terbentuk dalam sebuah foto dari sebuah garis diagonal. Dengan adanya pola dan bentuk tentu akan membuat hasil sebuah foto akan tampak lebih menarik.

 • Persepektif 




Teknik Dasar fotografi terakhir adalah titik pandang atau persepektif posisi foto itu diambil. Titik pandang yang berbeda beda antara satu fotografer dengan lainnya dapat menghasilkan foto dan persepsi yang berbeda. Misalkan hasil foto dari persepektif atau sudut rendah berarti dominasi, kekuatan, dan otoritas. Sebaliknya, titik pandang tinggi menyampaikan kerentanan dan kelemahan.



 Pengetahuan Dasar Fotografi Yang Perlu Diketahui Fotografer 



Sebelum mempelajari berbagai teknik dasar fotografi , kita haruslah mengetahui beberapa hal mendasar dalam fotografi. seperti pada bahasan sebelumnya diatas, saat ini kita akan lebih mempelajari hal lebih teknis terutama pada dasar pengetahuan fotografi yaitu pengetahuan dasar penggunaan kamera, yang akan dijelaskan sebagai berikut.

 1. LENSA

 Fungsi utama dari sebuah lensa kamera adalah untuk mengumpulkan semua cahaya.Pengaturan masuknya cahaya ini bergantung pada setingan aperture yang di atur dan dikontrol oleh iris. Semakin besar diameter dari aperture, semakin banyak pula cahaya yang masuk kedalam lensa tersebut. Ini seperti halnya mata kita, bila kita ngcilkan atau menyipitkan mata kita, maka keadaan sekitar pandangan akan menjadi gelap. Coba saja kita melihat matahari yang sangat terang, kita secara reflek pasti menyipitkan mata kita, begitu juga dengan lensa kamera.

 2. DIAFRAGMA 

Diafragma pada lensa kamera biasanya berbentuk lubang mirip sebuah lingkaran atau segi tertentu. Ia dibuat dari sejumlah lembaran logam berukuran umumnya 5, 7, atau 8 lembar yang dapat diatur atau di kontrol untuk mengubah ukuran dari lubang di mana cahaya akan masuk. Diafragma pada sebuah kamera merupakan salah satu faktor yang penting dalam mempengaruhi banyak tidaknya penerimaan cahaya yang masuk pada sebuah foto atau gambar. Semakin kecil angka diafragmanya, maka semakin banyak sinar yang masuk. Diafragma juga menentukan kualitas dari lensa kamera. Semakin kecil angka dari diafragma lensa tersebut berarti semakin tinggi kualitas lensa nya. Diafragma biasanya disingkat dengan (f), atau biasa juga disebut Aperture atau Bukaan.

 3. PANJANG LENSA 

Panjang lensa suatu biasa disebut Focal Length (satuan mm). Panjang pada lensa dapat mempengaruhi:
• Jarak Pengambilan Gambara
• Sudut Pandang (persepektif)
• Pembesaran
• Bukaan Dari Diafragma (f)

Lensa Khusus:
Terdapat berbagai lensa khusus yang digunakan hanya pada situasi tertentu seperti:
• Lensa Makro (Macro Lens)
• Lensa Tele
• Lensa pengoreksian perspektif pada subjek
• Lensa Lunak (biasa disebut Soft Focus Lens)

 4. Sifat Film 

Kualitas suatu foto atau gambar sangat ditentukandari kepekaan film tersebut terhadap sinar (biasa disebut ISO/ASA/DIN). ISO/ASA RENDAH: Dapat menghasilkan detail foto yang lebih tajam. Setelah memahami dengan baik dasar fotografi, Anda bisa terus belajar dengan semakin sering memotret berbagai objek menarik yang Anda temukan.


Macam Macam Teknik Dasar Fotografi

Bedasarkan Genre Setelah mendapatkan dasar pengetahuan fotografi bagi seorang fotografer kali ini kita akan mengetahui macam macam teknik fotografi yang dapat di pelajari dan di terapkan dalam keadaan tertentu untuk menjadi seorang fotografer yang profesional.

 1.  Teknik High Speed Photography 




Teknik dasar fotografi ini menggunakan teknik kecepatan sebagai unsur utamanya. Foto atau gambar yang dihasilkan dari teknik ini merupakan gambar yang didapatkan dalam waktu yang sangat amat cepat. Timing dari pengambilan gambar menjadi faktor kunci utama dalam teknik fotografi ini. seorang fotografer harus mampu memotret percikan air, sebuah balon meledak, atau buah yang di celupkan ke air misalnya. adalah contoh penerapan teknik dasar fotografi High Speed Photography atau kita biasa sebut jyga dengan Fotografi Kecepatan Tinggi Tujuan dari teknik fotografi kecepatan tinggi ini adalah memotret objek yang bergerak dengan cepat yang hanya dapat dilihat oleh kasat mata. Untuk mempelajari teknik fotografi ini, kita harus bisa memotret peristiwa dengan mengikuti alur urutan yang dapat diprediksi. Atau kita harus mampu mendeteksi trigger, menunggu event lalu tekan tombol shoot. Misal, untuk memotret setetes air yang jatuh mengenai permukaan, pertama yang perlu Sobat ketahui adalah waktu ketika tetesan itu akan mulai jatuh. Berikutnya, Sobat buat penundaan (delay) antara trigger dan event setelah itu ambil gambar. Ada dua cara untuk melakukan high speed photography dengan timer yaitu pertama menggunakan shutter kamera dan cara kedua menggunakan flash elektronik..


 2. Tilt-Shift Photography


Teknik Tilt-Shift fotografi adalah teknik manipulasi pergeseran (shift) serta kemiringan (tilt) yang dilakukan pada lensa, relatif terhadap posisi sensor kamera. Dengan tujuan adalah agar dihasilkan hasil gambar dengan perspektif yang berbeda juka dibandingkan dengan tanpa melakukan teknik manipulasi ini. / Kenapa disebut perspektif yang berbeda ini karena memang aturan dasar seperti Depth of Field (DoF) dan wide curve yang dihasilkan akan nampak “tidak wajar”. Misal: DoF yang harusnya bernilai relatif berdasarkan jarak objek dengan kamera, dan Tilt-Shift tidak selalu demikian. Teknik dasar fotografi tilt shift ini juga membutuhkan pergerakan khusus dan kamera yang berukuran sedang, selain itu juga teknik ini membutuhkan lensa khusus. Pada Dasarnya teknik Tilt akan memberikan hasil gambar tajam, dan shift akan menghasilkan gambar yang blur dengan halus.



 3. Black and White 


Photography Seperti yang kita ketahui Teknik dasar fotografi ini mempunyai hasil foto atau gambar yang warnanya hitam dan putih. Memotret foto hitam putih dapat dilakukan dengan sangatlah mudah dengan mengubah settingan pada kamera anda menjadi monokrom, satu warna, yaitu hitam atau putih. Ya memang terdengar mudah, tapi ada beberapa unsur lainnya yang perlu diperhatikan dalam teknik fotografi hitam putih atau monocrom. Salah satu unsur yang perlu diperhatikan diantara lain adalah cahaya dan komposisi foto. Pencahayaan merupakan faktor utama karena warna hitam putih sangat membutuhkan cahaya untuk menangkap shadow atau bayangan dari objek. Komposisi dalam foto juga faktor yang tak kalah penting karena keselarasan dari kedua warna hitam dan putih adalah faktor mengapa foto monkrom menjadi indah dan baik. Warna hitam putih dalam fotografi merupakan penciptaan suatu gambar monokromatik dengan menggunakan teknik dasar fotografi. Dengan penggunaan kamera film tradisional ataupun kamera digital. Cahaya dalam foto hitam putih ini memengaruhi media gambar sedemikian rupa untuk membuat jejak permanen adegan pada media tersebut. Dan kemudian Media ini diolah untuk membuat gambar akhir atau foto.


 4.  Motion Blur 



Photography Adalah teknik fotografi yang objek utama nya adalah bebagai benda bergerak dengan latar atau background yang blur. Misalnya kendaraan berjalan. pada teknik ini kita harus dan harus memfokuskan objek yg sedang bergerak. . Saat pemotretan, fokuskan pada objek, lalu ikuti gerakan objek tersebut degan menggeser arah kamera searah dengan gerakan objek. Teknik motion blur memiliki ciri yang hampir serupa dengan teknik dasar fotografi High Speed, Teknik ini juga memanfaatkan kecepatan dari suatu objek yang bergerak. Namun perbedaannya adalah pemotretan teknik motion ini sedikit lebih mudah dari teknik high speed. Untuk mengambil sebuah foto dengan teknik motion blur dapat dilakukan dengan kamera biasa yang diseting slow shutter speed.


 5. Infrared Photography 

Teknik dasar fotografi ini pada dasarnya adalah mengambil gambar dengan menggunakan cahaya infrared, tapi pengambilan cahaya infrared tersebut tidak semuanya infrared. Penggunaan tersebut dapat diatur pada settingan kamera anda masing-masing. Alat yang diperlukan untuk membuat fotografi infrared adalah: Kamera digital dengan sentivitas yang baik terhadap infrared. Filter kamera yang jelas (contohnya adalah wrattten 89B filter).Image processing software.

 6. Night Photography

 Melakukan pengambilan foto dimalam hari juga mempunyai tekniknya sendiri. Tekniknya adalah dengan mengandalkan pencahayaan dan timing dalam melakukan foto. Cahaya dapat dibuat sendiri dengan menggunakan lampu karena pada malam hari tidak ada matahari. Hasil dari teknik dasar fotografi malam hari akan ditentukan dengan apertur yang disesuaikan dengan timing foto.

 7. Smoke Art Photography 

Sesuai dengan namanya berikut merupakan teknik dasar fotografi untuk mengambil foto asap, ya, asap. Fotografi ini mengambil gambar asap karena asap mempunyai lekukan yang bervariasi sesuai dengan udara yang ada di ruangan. Cara pengambilan foto asap ini dapat digunakan dengan menggunakan dupa, karena dupa cukup murah, fleksibel, dan tahan lama. Warna asap dalam foto dapat diubah dengan software editorial sehingga foto menjadi lebih variasi.

 8. Macro Photography

 Makro pada dasarnya adalah teknik dasar fotografi yang dilakukan secara dekat kepada benda yang lebih kecil. Makro membutuhkan lensa makro dan kamera yang mendukung foto makro pada dasarnya, sebenarnya juga dapat dilakukan dengan lensa normal tetapi tidak sebaik makro. Lensa – lensa makro diantara lainnya adalah lensa makro, lensa makro zoom, lensa close-up.

 9. HDR

 High Dynamic Range atau HDR adalah salah satu teknik dasar fotografi. HDR membantu foto untuk mendapatkan pencahayaan lebih baik sehingga hasil gambar menjadi lebih hidup. Teknik HDR membutuhkan software untuk mengatur kembali foto agar hasilnya maksimal. Cara mengambil foto HDR dapat dilakukan dengan foto RAW auto exposure dan foto yang dilakukan berulang, contohnya melakukan 5 foto dengan eksposur dari -2 sampai +2.

 10. RAW processing 

Sebelumnya sempat dijelaskan mengenai RAW, tapi tidak secara detail. Singkatnya RAW adalah gambar yang diambil tanpa melakukan kompres kepada file gambar. Kompres dapat membuat gambar kekurangan kualitasnya dan tidak bisa mendapatkan hasil maksimal. Foto RAW seperti sebuah variable dalam fotografi, perlu diolah lagi sesuai dengan kebutuhannya dengan software fotografi.

 11. Panoramic Photography 

Teknik dasar fotografi panorama adalah teknik untuk mendapatkan foto lingkungan sekitar secara luas. Foto panorama ini dapat diambil dengan menggabungkan beberapa foto secara horizontal menjadi satu foto. Mengambil foto ini dapat menggunakan kamera atau menggunkan smartphone. Khusus penggunaan kamera disarankan menggunakan tripod karena membuat gambar menjadi stabil dan tidak goyang.

 12. Architecture Photography

 Foto arsitektur akan menonjolkan sisi artistik dan keindahan yang terdapat pada suatu bangunan. Bangunan tersebut diantara lain adalah rumah, kantor, gedung tua, kastil, dan lainnya. Pengambilan gambar bangunan ini sangat dipengaruhi dengan pattern, tekstur, dan warna.

 13. Low Light Photography 

Penggunaan cahaya dalam fotografi menjadi dasar utama dalam setiap teknik dasar fotografi. Foto dengan intensitas cahaya kurang pun memunyai tekniknya sendiri untuk menghasilkan gambar yang baik. Pada halnya teknik ini sangat mirip dengan foto dalam malam hari tapi perbedaannya adalah low light tidak harus menunggu malam tiba.

 14. Food Photography

 Teknik dasar fotografi ini sering dilakukan untuk membuat katalog, menu, poster, dan lainnya yang berhubungan dengan promosional makanan. Fotografi makanan pada umumnya memperhatikan pencahayaan dan komposisi dari makanan tersebut. Pencahayaan digunakan untuk menentukan sisi makanan yang ingin ditonjolkan. Dalam memperlihatkan tekstur kasar yang kelihatan oleh mata maka diperlukan pencahyaan yang kuat. Sedangkan tekstur yang lembut dan kecil-kecil membutuhkan cahaya yang lembut. Komposisi yang dimaksud disini adalah penggabungan makanan atau tata letak makanan sampai makanan tersebut terlihat indah.

 15. Child Photography 

Anak-anak pada umumnya cukup sulit difoto karena mereka sering bergerak secara mendadak. Pengambilan foto anak dapat dilakukan dengan kamera yang mempunyai gambar yang tajam dan mempunyai sedikit noise. Pengaturan ISO dapat dilakukan dengan auto dan dibuat 1600 untuk full frame dan 800 untuk non-full frame. Pengambilan gambar terbaik adalah pada saat anak-anak telah makan dan mereka baru saja bangun pada pagi hari. Alasannya adlaah mereka menjadi lebih aktif dan ceria daripada waktu lainnya.

 16. Baby Photography 

Mengambil foto pada bayi lebih sulit karena bayi belum bisa mengerti apa yang dikatakan oleh manusia lainnya pada umumnya. Pengambilan foto bayi dapat dilakukan dengan menarik perhatian si bayi lalu melakukan foto dengan cepat. Foto yang dapat dilakukan diantaranya adalah makro, close-up, black and white, dan tidak terbatas juga untuk melakukan variasi lainnya. Hal yang harus diperhatikan adalah jangan menggunakan flash secara langsung terhadap bayi. Mata bayi belum mampu untuk menerima cahaya yang sangat terang seperti flash, bila ingin menggunakan flash maka cahaya flash harus dipantulkan terlebih dahulu

 17. High-Key Photography 

High key dan low key adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan exposure yang dominan terang atau gelap. High key adalah foto yang secara garis besar memiliki tone yang terang. Sementara foto yang sebagian besar areanya gelap, disebut low key. Mungkin anda akan mengira karena sifatnya, foto dengan high dan low key tidak banyak memberi kesan, namun sebenarnya foto seperti ini dapat menampilkan hasil yang memukau.


 High key adalah gaya fotografi dimana gambar didominasi oleh warna putih atau terang dengan kata lain sedikit mid-range. Sementera low key adalah dimana subjek dikelilingi oleh warna gelap dengan sedikit highlight. Keduanya menggunakan kontras secara intensif dan dapat digunakan untuk membuat mood yang berbeda. Foto-foto high key cenderung ringan dan terang, dan dianggap positif, sementara foto-foto low key seringkali memberi efek dramatis. Foto-foto high key memiliki sedikit atau sama sekali tidak memiliki shadow dan kurang kontras, subjek ditampilkan dalam warna yang terang dan hampir sama dengan backgroundnya. Ada sedikit middle tone dan seringkali tone warnanya hampir sama pada keseluruhan gambar. Salah satu subjek high key yang bagus adalah potret orang, subjek difoto dengan latar belakang putih dan biasanya memakai baju putih atau yang berwarna terang. Tingkat exposure biasanya tinggi, tapi gambar jangan sampai overexposure.



 18. Candlelight Photography


 Lilin pun dapat menjadi subjek dari foto. Menampilkan foto yang baik dari lilin mempunyai ISO 1600 dan lebih, serta menggunakan apertur yang besar untuk menangkap gerakan api. Flash dapat dimatikan dan lebih baik menggunakan eksposur secara manual. Lilin yang digunakan lebih baik dalam jumlah banyak sehingga menjadi lebih artistik dan membuat bayangan lebih halus.

 19. Long Exposure Photography 

Teknik fotografi long eksposure sering digunakan pada lingkungan alam. Contohnya adalah air terjun, ombak, pohon dan lain – lain. Cara mengambil gambarnya adalah pengaturan eksposur, seperti namanya, eksposur dibuat menjadi interval cukup panjang. Fotografi ini menggunakan ND Filter untuk membantu mendapatkan hasil maksimal.

20. Minimalist Photography

 Fotografi minimalis seperti namanya “minimal” menggunakan sedikit objek pada foto yang diambil. Pengambilan foto minimalis sangat bergantung pada komposisi dari foto tersebut. Pada umumnya foto ini mempunyai warna yang sangat cerah atau warna hitam dan putih. Teknik dasar fotografi minimalis harus memberikan cerita atau suatu makna walaupun foto tersebut hanya mempunyai satu objek didalamnya.

21. Wildlife Photography

 Teknik berikutnya adalah mengambil gambar pada hewan yang berada di alam lepas. Teknik ini cukup sulit untuk dipelajari karena banyaknya jenis hewan dan setiap hewan mempunyai ciri khas tersendiri. Mengambil fotografi hewan liar menjadi sebuah tantangan karena hasil yang lebih baik dapat didapatkan setelah mempelajari dengan baik hewan tersebut. Hal yang dipelajari adalah gerak-gerik hewan, keunikan hewan, dan lainnya. Pengambilan foto hewan liar juga harus dilakukan dengan hati-hati karena hewan mempunyai insting yang tajam.

22. Star Photography

 Penggunaan tripod menjadi dasar untuk mendapatkan foto bintang yang baik dan kamera yang diatur dengan manual. Beberapa peralatan lainnya yang dapat digaunakan diantara lain adalah lensa yang lebar, timer untuk kamera, dan jenis kamera adalah full-frame. Foto bintang lebih baik dilakukan dengan perencanaan yang sangat matang. Hal yang diperhatikan dalam melakukan foto bintang adalah gerakan bulan, cuaca, dan posisi foto. Cara melakukannya adalah menyetel lensa kamera menjadi selebar mungkin tapi tetap fokus.

 23. Street Photography 

Teknik street photography adalah teknik dasar fotografi yang menggambarkan kejadian sehari-hari yang terjadi. Tidak perlu dilakukan pada jalanan, tapi bisa dilakukan di tempat publik lainnya, selama memperlihatkan kegiatan manusia. Hasil lebih baik apa bila dilakukan secara candid (tidak diketahui oleh yang difoto). Teknik foto ini juga mengandalkan momen, emosi, dan komposisi untuk ditampilkan dalam foto.

 24. Sports Photography 

Fotografi ini diambil pada saat jelang olahraga atau saat melakukan aktifitas dengan dinamika yang cukup tinggi. Penggunaan ISO tinggi dan posisi foto menjadi kunci dalam mendapatkan foto yang bagus. Lebih baik lagi jika dilakukan pada momen-momen penting yang ada karena ekspresi manusia dan emosinya akan berubah. Alat lain yang dibutuhkan adalah lensa zoom yang cukup besar dan tripod sebagai penyangganya karena olahraga umumnya dilakukan di lapangan luas.

25. Flash Photography

 Penggunaan flash tidak hanya sekedar untuk membantu penerangan saja, tapi ada tekniknya tersendiri. Flash dapat memberikan fokus kepada objek yang diinginkan, memberikan intensitas cahaya yang dibutuhkan pada titik tertentu, memaksimalkan tekstur dari suatu benda. Lain dari itu flash juga dapat memberikan warna yang berbeda jika diberikan filter warna didepan flash. Teknik flash ini dapat diaplikasikan terhadap jenis fotografi lainnya, sehingga kuncinya adalah sering lakukan eksperimen foto ini menampakan kecantikan pada kulit mereka yang halus. Foto ini memberikan intensitas cahaya yang kuat dan pengaturan cahaya menjadi sangat penting di teknik dasar fotografi ini. Tujuan dari high-key adalah menampakan keindahan dari objek yang difoto dan menghilangkan bayangan sebisa mungkin. 

Rabu, 19 Februari 2020

JEJAK-JEJAK SEJARAH FOTOGRAFI

  • Istilah FOTOGRAFI berasal dari bahasa yunani yaitu PHOTOS (cahaya) dan GRAPHEIN (menggambar) berarti fotografi dapat diartikan dengan “menggambar dengan medium cahaya”
  • Sedangkan istilah KAMERA berasal dari kata bahasa latin yaitu CAMERA OBSCURA atau dalam bahasa inggris DARK ROOM yang artinya KAMAR GELAP
  • CAMERA OBSCURA ditemukan jauh sebelum fotografi yaitu 384 SM-322 SM oleh ilmuwan yunani bernama Aristoteles
  • Namun pada tahun 1452 – 1519 penemuan ini ditulis kembali oleh Leonardo da Vinci
  • Pada waktu itu kamera tidak mengenal optik/lensa, sistem camera hanya dihasilkan oleh sebuah lubang kecil.
  • Oleh karena itu camera Obscura sering juga disebut dengan istilah PINHOLE
Camera Obscura



  • Pada mulanya bentuk camera obscura sangat besar. Bahkan seperti rumah, dan didalamnya dapat dimasuki oleh manusia
  • Kamera obscura juga tidak memiliki elemen optis/lensa
  • Kemudian dari waktu ke waktu bentuk camera obscura semakin kecil dan praktis
  • Di Inggris Pada tahun 1770 kamera mulai dilengkapi dgn Optik/lensa untuk menambah kecerahan gambar



Cara kerja Camera Obscura/pinhole


Gambar yang dihasilkan merupakan gambar terbalik. Bentuk kamera obscura semakin kecil hingga ukuran 6x6cm. Tipe kamera inilah yang kemudian menjadi cikal bakal kamera SLR (singgle lens Reflect) Penambahan cermin membuat gambar yang dihasilkan tidak lagi terbalik


Era Penemuan Film

Diawali dengan teknik HELIOGRAPHY oleh Frencman Joseph Nicohore (1765-1833). Teknik ini merupakan awal dari teori kecepatan rana.


Proses cetak heliography  membutuhkan waktu yang lama hingga 8 jam



Contoh  Hasil Dari Teknik Heliography Dengan 8 Jam Penyinaran (1765-1833).

Setelah heliography, objek fotografi berkembang dengan ditemukannya plate perak oleh Jacques Mande Daguerre (1787-1851). Teknik plate perak dianggap lebih baik dari heliography karena hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk dapat menghasilkan gambar Namun baru pada tahun 1939 jenis kamera dengan plate perak ini diproduksi secara komersial

Camera Daguerre

Film hitam putih negatif pertama ditemukan oleh George Eastman pada tahun 1880 di new York AS
Tahun 1884 merupakan tahun pertama dimana hasil cetak dari film ditampilkan di media massa New York Times
Pada tahun yang sama pula beredar kamera ber-film pertama di dunia, yakni kamera Brownie

Camera Brownie


Contoh Hasil Dari Camera Brownie



Film negatif berwarna pertama baru muncul tahun 1936. Film warna dikembangkan dan diproduksi oleh raksasa perusaan film terkenal yaitu KODAK. Dan pada masa itu film negatif warna diberi nama “KODAKCHROME”




Sedangkan kamera SLR pertama muncul tahun 1936 oleh produsen camera Exakta sebagai pelopor SLR 35mm Kamera medium format pertama muncul pada tahhun 1948 oleh produsen camera Hasselblad

camera Exakta sebagai pelopor SLR 35mm





CAMERA MEDIUM FORMAT



camera Exakta sebagai pelopor SLR 35mm
Kamera SLR Semakin Populer dengan lahirnya produsen kamera seperti Nikon, Canon, Yashica, Olympus pada tahun 1957an




Senin, 25 Februari 2019

akhlak manusia

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

     Manusia bukanlah malaikat yang lepas dari kesalahan dan dosa, sanggup beribadah dan bertasbih selamanya, namun manusia juga bukan syaitan yang senantiasa salah, sesat dan menyesatkan, akan tetapi manusia adalah mahkluk yang diberikan dan dibekali oleh Allah SWT akal dan nafsu disertai dengan hati yang bersih menjadikan manusia mendapatkan derajat yang tinggi dari malaikat.Jika kita tenggok sejarah ke belakang sebelum islam itu datang, kita dapat temukan referensi-referensi tentang bejad dan tercela sifat para kaum-kaum jahiliyah yang tidak mempunyai peradaban yang murni mereka hanya mengumbar hawa nafsu belaka tanpa mementingan etika yang baik dan mulia. Ini semua disebabkan karena tidak adanya aturan hidup oleh sebab itu, Allah SWT mengutus seorang nabi yang merupakan Nabi dan Rasul terakhir yang diutus hingga akhir zaman untuk menyepurnakan akhlak dimuka bumi ini.
  Oleh karena itu didalam makalah ini akan membahas berbagai macam-macam akhlak yang belum kami ketahui, macam-macam akhlak yang akan kami paparkan didalam makalah ini antara lain sebagai berikut: Akhlak terhadap Allah SWT, Akhlak terhadap diri sendiri, Akhlak terhadap Keluarga, Akhlak terhadap sesama manusia,

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana Cara Kita Akhlak Terhadap Allah SWT, Rasulullah, Diri       sendiri, Sesama manusia. Keluarga, Beragama, Bernegara itu ?
2. Apa kewajiban kita sebagai kholiq Allah SWT dalam berakhlak terhadap Allah SWT ?
 
C. Tujuan

Agar kita mengetahui macam-macam akhlak
Agar kita mengetahui dan memahami Akhlak terhadap Allah SWT, Rasulullah, Diri sendiri, Sesama manusia, Keluarga itu seperti apa

 D. Manfaat

Agar Mahasiswa/i mampu mengetahui macam-macam Akhlak
Agar Mahasiswa/i mengetahui dan memahami bagaimana cara kita  berakhlak terhadap Allah, Rasulullah, Diri sendiri, Sesama manusia, Keluarga, Akhlak berbangsa dan bernegara,

BAB II
PEMBAHASAN

MACAM-MACAM AKHLAK

1. AKHLAK TERHADAP ALLAH SWT
    Beberapa Akhlak yang sudah menjadi kewajiban kita sebagai makhluk kepada khaliq-Nya diantaranya:

a. Beribadah Kepada Allah
    Yaitu melaksanakan perintah Allah untuk menyembahnya sesuai dengan perintahnya. Setiap seorang muslim beribadah membuktikan keteundukan terhadap perintah Allah SWT.
b. Berdzikir Kepada Allah
    Yaitu mengingat Allah SWT dalam berbagai kondisi dan situasi, baiak diucapkan dengan mulut maupun dengan hati. Berdzikir kepada Allah SWT akan melahirkan ketentraman kepada hati.
c. Berdoa Kepada Allah
    Do’a merupakan inti ibadah karena ia merupakan pengakuan akan keterbatasan dan penerapan akhlak dalam kehidupan.
d. Tawakal
    Yaitu berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT dan menunggu hasil pekrjaan atau enanti akibat dari suatu keadaan.
e. Tawaduk
    yaitu rendah hati dihadapan Allah mengakui bahwa dirinya rendah dan hina dihadapan yang maha kuasa. Oleh karena itu, tidak layak kalo hidup dengan angkuh dan sombong, tidak mau memaafkan orang lain dan pamrih dalam melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.
f. bertaubat (At-Taubah)
   Yaitu suatu sikap yang menyesali perbuatan buruk yang pernah dilakukannya dan berusaha menjauhinya, serta melakukan perbuatan baik. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda
“Bersabda Rasulullah SAW: Demi Allah, sungguh aku  selalu meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah dalam setiap harinya, melebihi dari pada tujuh puluh kali”. (H.R.Bukhari yang bersumber dari Abu Khurairah)
g. Bersyukur  (Al-Syukru)
Adalah suatu sikap yang selalu ingin memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepadanya baik didalam Q.S. Al-Baqarah ayat 52:
“Kemudian, kami memaafkan kamu setelah itu agar kamu bersyukur”.
 Dan begitu pula dengan Hadis, antara lain sebagai berikut:
“Bersabda Rasulullah SAW: Menyebutkan nikmat (Allah) merupakan wujud syukur, dan tidak menyebutkannya merupakan penginggkaran (nikmat)”
Seorang Muslim harus menjaga akhlak nya kepada Allah tidak mengotori nya dengan perbuatan syirik, sahabat ismail bin umayyah pernah meminta nasihat kepada Rasulullah SAW lalu Rasulullah memberinya nasihat singkat dengan mengingat kan “Janganlah kamu menjadi manusia musyrik menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, meski kamu harus menerima resiko kematian dengan cara di bakar hidup-hidup atau kamu dibelah menjadi dua”. (H.R. Ibnu Majjah)

2. AKHLAK TERHADAP DIRI SENDIRI
 Adapun kewajiban kita terhadap diri sendiri dari segi akhlak diantaranya:

a. Sabar
    Prilaku seseorang terhadap dirinya sendiri sebagai hasil dari pengendalian nafsu dan penerimaan terhadap apa yang menimpanya. Sabar diungkapkan ketika melaksanakan perintah dan menjauhi larangan dan ketika ditimpa musibah.
b. Syukur
    Syukur diungkapkan dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Syukur dalam ucapan adalah memuji Allah dengan bacaan Alhamdulillah sedangkan syukur dengan perbuatan dilakukan dengan menggunakan dan memanfaatkan nikmat Allah SWT seseuai dengan aturannya.
c. Tawaduk
    Yaitu Rendah hati selalu menghargai orang lain, tua, muda, kaya, atau miskin. Sikap tawaduk melahirkan ketenangan jiwa menjauhkan sikap iri dan dengki.

3. AKHLAK TERHADAP KELUARGA
    Akhlak terhadap keluarga adalah mengembangkan kasih sayang diantara anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi. Akhlak terhadap ibu dan bapak adalah berbuat baik dengan ucapan dan perbuatan. Berbuat baik ibu dan bapak dibuktikan dalam bentuk perbuatan antara lain: menyayangi dan mencintai ibu dan baik sebagai bentuk terimakasih dengan cara bertutur kata dengan baik dan sopan dan lembah lembut, mentaati perintahnya, meringankan bebannya, serta menyantuni mereka yang sudah tua. Dari komunikasi itu akan lahir saling keterkaitan baik batin, keakraban, dan keterbukaan diantara anggota keluarga dan menghapuskan kesenjangan diantara mereka. Melalui komunikasi ini seperti itu pula dilakukan pendidikan dalam keluarga, yaitu menanamkan nilai moral kepada anak-anak sebagai landasan sebagai pendidikan yang akan mereka terima pada masa selanjutnya. Yang paling terpenting didala akhlak terhadap keluarga adalah berbakti kepada kedua orang tua, yaitu membuat kedua orang tua merasa senang dan bahagia atas perbuatan yang kita kerjakan, misalnya:
Mematuhinya, Menghormatinya, dan sopan santun terhadapnya.
Berlaku Jujur dan menaruh percaya terhadapnya, selama perbuatannya         tidak bertentangan dengan ajaran islam.
Mensyukuri seluruh jerih payah orang tuanya, dan selalu membantunya baik dimintai maupun tidak.
Mengurusi Jenazah orang tuanya bila meninggal, selalu mendoakannya serta melanjutkan cita-cita baiknya.

4. AKHLAK KEPADA SESAMA MANUSIA
Berakhlak baik pada hakikatnya merupakan wujud dari kasih sayang dan hasil dari keimanan yang benar. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW Akhlak terhadap keluarga adalah mengembangkan kasih sayang diantara anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi. Akhlak terhadap ibu dan bapak adalah berbuat baik dengan ucapan dan perbuatan. Berbuat baik ibu dan bapak dibuktikan dalam bentuk perbuatan antara lain: menyayangi dan mencintai ibu dan baik sebagai bentuk terimakasih dengan cara bertutur kata dengan baik dan sopan dan lembah lembut, mentaati perintahnya, meringankan bebannya, serta menyantuni Akhlak terhadap keluarga adalah mengembangkan kasih sayang diantara anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi. Akhlak terhadap ibu dan bapak adalah berbuat baik dengan ucapan dan perbuatan. Berbuat baik ibu dan bapak dibuktikan dalam bentuk perbuatan antara lain: menyayangi dan mencintai ibu dan baik sebagai bentuk terimakasih dengan cara bertutur kata dengan baik dan sopan dan lembah lembut, mentaati perintahnya, meringankan bebannya, serta menyantuni. (H.R. Ahmad)
Diantara akhlak-akhlak yang lain:
a. Akhlak Terpuji (Mahmudah)
Adalah perbuatan yang baik terhadap tuhan, sesama manusia dan makhluk-makhluk yang lain.
Penerapan akhlak sesama manusia merupakan akhlak terpuji antara lain:
Husnudzan
Berasal dari kata husnun (baik) dan adhamu (prasangka). Husnudzan berarti prasangka, perkiraan, dugaan baik. Lawan kata husnudzan adalah Sudzan yakni berprasangka buruk terhadap seseorang. Hukum husnudzan kepada Allah SWT dan Rasulnya wajib, wujud husnudzan kepada Allah SWT dan Rasulnya antara lain:
Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua perintah Allah SWT dan Rasulnya adalah untuk kebaikan manusia.
Meyakini dengan sepenuh hati bahwa semua larangan agama pasti berakibat buruk.
Hukum husnudzan kepada manusia adalah mubah atau jaiz (boleh dilakukan) husnudzan sesama manusia berarti menaruh kepercayaan bahwa dia telah berbuat suatu kebaikan.

2. Tawaduk
     Orang yang tawaduk berarti orang yang merendahkan diri dalam pergaulan lawan kata dari tawaduk adalah takabur. Rasulullah SAW bersabda “Barang siapa rendah hati kepada saudaranya semuslim maka Allah SWT akan menganggat derajatnya dan barang siapa menganggat diri terhadapnya maka Allah SWT akan merendahkannya”. (H.R. At-Tabrani)
3. Tasamuh
Artinya sikap tenggang rasa saling menghormati saling menghargai sesama muslim. Allah SWT berfirman sebagai berikut :

“Untukmu Agamamu Untukku Agamaku”
Ayat tersebut menjelaskan bahwa masing-masing pihak bebas melaksanakan ajaran agama yang ia yakini.
4. Taawun
Berarti tolong menolong, gotong royong, bantu-mambantu dengan sesama manusia. Allah SWT berfiraman dalam surat Al-Maidah/5:2
“Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa dan jangan tolong-menolong dala berbuat dosa dan permusuhan”.

b. Akhlak Tercela Mazmumah

1. Hasad
   Artinya iri hati dan dengki. Iri berarti kurang senang melihat orang lain beruntung sebagaimana sabda Rasulullah“Janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling mendengki, dan janganlah kamu saling menjatuhkan dan hendaklah kamu menjadi hamba Allah SWT dan tidak boleh seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari 3 hari”. (H.R. An-Nas)

2. Dendam
    Adalah keinginan keras yang terkandung didalam hati untuk membahas didalam hati. Allah SWT berfirman Q.S. An-Nahl/16:126

“Dan jika kamu membalas maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpamu. Tetapi jika kamu bersabar sesungguhnya itulah yang terbaik bagi orang yang sabar”.

3. Hibah Dan Fitnah
    Membicarakan kejelekan orang lain dengan tujuan menjatuhkan nama baiknya, apabila kejelekan yang dibicarakan tersebut memang dilakukan orangnya dinamakan hibah. Sedangkan apa bila yang dibicarakan tidak benar berarti fitnah. Allah SWT berfirman yang artinya “Dan janganlah diantara kamu yang mengunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati, tentu kamu merasa jijik (Q.S. Al-Hujarat/49:12).

4. Namimah
    Yakni menceritakan sikap atau perbuatn seseorang yang belum tentu benar kepada orang lain dengan maksud terjadi perselisihan antara kedua. Allah SWT berfirman yang artinya “Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang seorang fasik kepadamu membawa sesuatu berita maka teliti lah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, yang akhirnya kamu menyesali perbuatan itu.

5. AKHLAK BERBANGSA DAN BERNEGARA
    Sebuah negara akan tegak jika para ulama dan umara bersatu padu membangun bangsa. Umara menjalankan keadilan yang merata, sementara ulama memberikan penjelasan dan pemahaman kepada pemimpin dan rakyatnya tentang halal dan haram, baik dan buruk, mana yang boleh dilakukan dan mana yang haram dilakukan.Ulama harus berani mengkritik penguasa jika mereka menyimpang. Penguasaan yang baik dengan rela hati menerima setiap kritik dan masukan baik dari ulama ataupun dari rakyatnya.
Akhlak bukan hanya diperlukan untuk bermuamalah atau berinteraksi antara dua orang saja dalam suatu lingkungan tertentu, akan tetapi dalam bernegara dan berbangsa juga diperlukan bagaimana akhlak itu digunakan. Akhlak bernegara merupakan hubungan antara rakyat dengan pemimpin, hubungan rakyat dengan pejabat dan pegawai negara, dan juga bagaimana negara berhubungan dengan rakyat banyak.

6. AKHLAK TERHADAP RASULULLAH
    Yang dimaksud dengan akhlak kepada rasul adalah sikap dan prilaku terhadap nabi Muhammad SAW sebagai rasulullah, yang membawa ajaran islam dimuka bumi ini.Iman kepada para nabi merupakan salah satu butir dalam rukun iman. Sebagai umat islam, tentu kita wajib beriman kepada Rasulullah SAW. Beserta risalah yang dibawanya. Untuk memupuk keimanan ini, kita perlu mengetahui dan mempelajari sejarah hidup beliau, sehingga kita dapat banyak memetik banyak pelajran dalam hikmah ini.

“Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat rasa olehnye penderita yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman”. (Q.S At-Taubah:128).
Beliau adalah penutup para nabi dan rasul, serta utusan Allah SWT kepada seluruh umat manusia boleh disembah, dan rasul yang tidak boleh didustakan. Beliau adalah sebaik-baiknya makhluk, makhluk paling mulia dihadapan Allah SWT, derajatnya paling tinggi, dan kedudukan paling dekat dengan Allah SWT.Beliau adalah manusia yang paling mulia akhlaknya. Beliau sangkat darmawan, paling dermawan diantara manusia. Rasul itu ialah seseorang laki-laki merdeka yang diberi wahyu oleh Allah SWT tentang agama dan mendapat perintah supaya menyiarkan kepada semua makhluk. Cara berakhlak kepada Rasulullah SAW sebagai berikut:
Mengikuti dan Mentaati  Rasulullah SAW merupakan bersifat mutlak bagi orang-orang yang beriman. Allah SWT berfirman yang artinya “ Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang benar, orang-orang yang mati, syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya”.
Mengucapkan Sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW merpakan tanda ucapan terimakasih dan sukses dalam perjuangannya. Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali bersholawat”.
Mencontoh Akhlak Rasulullah SAW merupakan kasih sayang keras dalam mempertahankan prinsip. Allah SWT berfirman yang Artinya “Telah ada pada diri Rasulullah SAW suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan banyak yang mengingat Allah SWT”.
Melanjutkan Misi Rasulullah SA,  misi Rasul adalah menyebarluaskan dan menegakkan nilai-nilai islam. Tugas yang mulia ini harus dilanjutkan oleh kaum muslimin karena rasul telah wafat dan Allah tidak akan mengutus lagi seorang Rasul.
Menghormati Pewaris Rasulullah SAW berupa menjaga nama baiknya dan penghinaan dan cemoohan yang orang-orang yang tidak suka padanya.
Menghidupkan sunnah Rasulullah SAW Bagi seorang muslim mengikuti sunnah rasul atau tidak bukan merupakan suatu pilihan, tetapi kewajiban, sebab mengenalkan ajaran islam sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasulnya adalah kewajiban yang harus ditaati.
Contoh-contoh sunnah Rasulullah SAW yaitu : Istighfar setiap hari, menjaga wudhu, Bersedekah, Shalat Duha, dan Shalat Tahajud.
Mencintai Keluarga Nabi, mengikuti kerabar Rasulullah SAW yang mulia dan berlepas diri dari musuh mereka. Rasulullah SAW bersabda “Wahai manusia sesungguhnya aku tinggalkan dua perkara yang besar untuk kalian, yang pertama adalah kitabbullah (Al-Qur’an) dan yang kedua adalah ithari (keturunan) ahlul baitku. Barang siapa yang berpegang teguh kepada. Keduanya maka tidak akan tersesat selamanya hingga bertemu  dengan ditelaga al-haudh. (H.R. Muslim).
Inti ajaran islam, ialah mengadakan bimbingan bagi kehidupan mental jiwa manusia, sebab dalam bidang akhlak inilah terletak hakikat manusia, sikap mental dan kehidupan jiwa itulah yang menentukan bentuk kehidupan lahir. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sesungguhnya aku diutus kemuka bumi ini hanya untuk menyempurnakan Akhlak”.
Al-Qur’an sendiri menyatakan, bahwa beliau adalah seorang yang memiliki akhlak yang agung perlu dicontoh oleh manusia, dengan ungkapan “Uswatun Hasanah” yaitu teladan paling baik bagi manusia. Kiranya seluruh akhlak beliau itulah yang menjadi modal besar dalam hidup kepemimpinan yang mendatang, menumbuhkan wibawa yang kuat dan daya tarik.

BAB II
PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Akhlak terhadap Allah SWT adalah kewajiban kita sebagai umat           manusia, karena kita lah ciptaan Allah, Allah SWT patut kita sembah kara dialah penguasa Alam semesta ini. Akhlak yang wajib kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari adalah berdzikir kepada Allah SWT, beribadah kepada Allah SWT, berdo’a kepada Allah SWT, tawaduk, tawakal dan bertaubat
2. Akhlak Terhadap Diri Sendiri adalah akhlak yang dimiliki oleh setiap diri masing-masing, akan tetapi akhlak yang baik yang patut kita miliki adalah  kita harus sabar, syukur, dan tawaduk.
3. Akhlak Terhadap Keluarga Akhlak terhadap keluarga adalah mengembangkan kasih sayang diantara anggota keluarga yang diungkapkan dalam bentuk komunikasi. Akhlak terhadap ibu dan bapak adalah berbuat baik dengan ucapan dan perbuatan.
4. Akhlak Terhadap Sesama Manusia adalah  Akhlak yang dimiliki oleh setiap makhluknya, kita sebgai umat muslim harus berakhlak baik terhadap sesama umat muslim.
5. Akhlak Bernegara dan Berbangsa adalah hubungan antara rakyat dengan pemimpin, hubungan rakyat dengan pegawai. Dan bagaimana cara kita hubungan kita terhadap rakyat banyak.
6. Akhlak Terhadap Rasulullah SAW adalah sikap atau prilaku terhadap nabi Muhammad SAW yang membawa kepada Akhlak yang baik sebagaimana beliau diutus kemuka bumi ini hanya untuk menyempurnakan akhlak.

B. Kritik Dan Saran

Dengan mengucapkan Alhamdulillah kepada Allah SWT kami kelompok 2 dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tentunya masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, kami masih perlu kritik dan saran agar kami dpat memperbaiki kedepannya, agar kekeliruan dan kesalahan dapat lebih terminimalisir.


DAFTAR PUSTAKA

Prof Dr. H.Mahjuddin M.Pd,i Akhlak Tasawuf, Radar Jaya Offset Jakarta, 2011.
Darsono T.Ibrahim, Membangun Akhlak dan Akidah, Solo:PT.Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2008.
Prof Dr. H. Mahjuddin, M.Pdi Akhlak Tasawuf, Radar Jaya Offset Jakarta, 2009.

Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy, Mukhrtasar Minhaju  al-Qasidin, Al-Maktabu al-islamiyah, Demaskus, 1389 H.
Drs. K.H. Nazaruddin Razak, Dienul Islam, PT:Al-Ma’arif Bandung,1973.

FOTO DAN BIOGRAFI FOTOGRAFER NASIONAL SPESIALISASI DI FOTO LANDSCAPE / WILDLIFE

Hallo Sahabat Baca Postingan kali ini kita akan membahas 5 tokoh Fotografer Nasional spesialisasi di foto Landscape/Wildlife. Postingan...